Yayasan Markaz Islam Al-mustaqim (YAMIM) adalah Yayasan Sosial Dan Pendidikan yang akan terus eksis dalam mencetak Generasi Qur'an dan Masyarakat Yang Taqwa
JAGA SHOLATMU MAKA SURGA MENANTIMU

Minggu, 08 Desember 2024

Soal Matematika Ujian Semester Ganjil Santri RQ Al-mustaqim Bima-NTB Tahun Ajaran 1445-1446 H

Soal Matematika Santri RQ Al-mustaqim Bima-NTB 

Ujian semester Ganjil Tahun Ajaran 1445-1446 H.

🌏🌏🌏🌏🌏🌏🌏

1. Tuliskan perkalian 1 sampai 10.


Jawaban : 


2. Jelaskan yang anda ketahui tentang bilangan cacah!

Jawaban : Bilangan cacah atau bilangan bulat non-negatif adalah jenis bilangan yang digunakan untuk menghitung jumlah objek atau satuan yang dapat dihitung.

Bilangan cacah terdiri dari bilangan bulat positif yang dimulai dari angka 0 (nol). Dengan kata lain, bilangan cacah tidak mengandung angka pecahan atau angka desimal, dan angka negatif.

Contoh bilangan cacah adalah: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, ....., dan seterusnya.

Bilangan cacah sering kali digunakan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti menghitung jumlah barang, umur seseorang, skor permainan, nomor urutan, dan banyak lagi.

Untuk menghitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah yang lebih dari satu angka, perlu mengelompokkan angka berdasarkan tempat dan nilai angka tersebut.

Cara menghitungnya dapat dilakukan dengan metode bersusun.

Misalnya: 55 + 42 = ...?

Pembahasan:

 55

42 +

97

Maka hasil dari 55 + 42 = 97

Cara di atas dapat dilakukan pada operasi penjumlahan dan juga pengurangan.

Supaya lebih memahaminya.

3. Selesaikan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah dibawah ini

1. 7 + 12 = 19

2. 24 + 35 = 59

3. 56 + 14 = 70

4. 3 + 7 + 15 = 25

5. 19 + 12 + 11= 42

6. 6 + 23 + 17 = 46

7. 21 + 28 + 22 = 71

8. 4+8 +10 + 21 = 43

9. 15 + 18 + 23 + 35 = 91

10. 11 + 41 + 22 + 26 = 100

11. 8 - 2 = 6

12. 19 - 12 = 7

13. 42 - 13 - 3 = 26

14. 75 - 28 - 10 = 37

15. 97 - 45 - 23 = 29

16. 54 - 12 - 8 - 4 = 30

17. 68 - 15 - 20 - 8 = 25

18. 82 - 26 - 13 -15 = 28

19. 93 - 7 - 24 - 12 = 50

20. 100 - 41 - 9 - 11 = 39


4. Tuliskan Angka 1-100

5. Tuliskan dalam bentuk huruf angka-angka dibawah ini:

- 25 = Dua Puluh Lima

- 303 = Tiga Ratus Tiga

- 7.654 = Tujuh Ribu Enam Ratus Lima Puluh Empat

- 54.675 = Lima Puluh Empat Ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Lima

- 2.568.654 = Dua Juta Lima Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Lima Puluh Empat.

- 2.323.657.765 = Dua Meliar Tiga Ratus Dua Puluh Tiga Juta Enam Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Lima.


Untuk Santriwati

👇👇👇

*SOAL TAKHASUS DAN KELAS 1*

1. **Soal:** 345 + 276 = ?  

   **Jawaban:** 621  

2. **Soal:** 758 - 423 = ?  

   **Jawaban:** 335  

3. **Soal:** Siti memiliki 135 kelereng. Lalu, ia membeli 215 kelereng lagi. Berapa total kelereng Siti sekarang?  

   **Jawaban:** 135 + 215 = 350  

4. **Soal:** Budi memiliki 654 buku. Ia menjual 231 buku. Berapa buku yang tersisa?  

   **Jawaban:** 654 - 231 = 423  

5. **Soal:** 8 × 7 = ?  

   **Jawaban:** 56  

6. **Soal:** 56 ÷ 8 = ?  

   **Jawaban:** 7  

7. **Soal:** Dalam satu kotak ada 5 apel. Jika ada 8 kotak, berapa total apel yang ada?  

   **Jawaban:** 5 × 8 = 40  

8. **Soal:** Rina membagikan 24 permen kepada 6 temannya secara merata. Berapa permen yang diterima setiap teman?  

   **Jawaban:** 24 ÷ 6 = 4  

9. **Soal:** Ibu memotong kue menjadi 8 bagian sama besar. Jika Adi makan 3 potong, berapa bagian kue yang dimakan Adi dalam bentuk pecahan?  

   **Jawaban:** 3/8  

10. **Soal:** Sebuah pensil panjangnya 15 cm. Jika ditambah 10 cm lagi, berapa panjang total pensil tersebut?  

   **Jawaban:** 15 cm + 10 cm = 25 cm


Untuk Kelas 2 dan 3 Santri dan santriwati

👇👇👇

Soal Matematika kelas 2 dan kelas 3 Santri RQ Al-mustaqim

🌎🌎🌎🌎🌎🌎🌎

*Soal Pertama:*

Sebutkan 3 Ayat dalam Al-Qur'an yang menjelaskan tentang Penjumlahan!

Jawaban: 

 1. Q.S Al-Baqarah Ayat 196 : 


فَمَنۡ لَّمۡ يَجِدۡ فَصِيَامُ ثَلٰثَةِ اَيَّامٍ فِى الۡحَجِّ وَسَبۡعَةٍ اِذَا رَجَعۡتُمۡؕ تِلۡكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ  ؕ

Artinya : maka barang siapa yang tidak mendapatkannya, maka dia (wajib) berpuasa tiga hari dalam (musim) haji dan tujuh (hari) setelah kamu kembali. Itu seluruhnya sepuluh (hari).

Jadi 3+7 = 10


2. Q.S Al-A’raf Ayat 142:

وَوٰعَدْنَا مُوْسٰى ثَلٰثِيْنَ لَيْلَةً وَّاَتْمَمْنٰهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيْقَاتُ رَبِّهٖٓ اَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً ۚوَقَالَ مُوْسٰى لِاَخِيْهِ هٰرُوْنَ اخْلُفْنِيْ فِيْ قَوْمِيْ وَاَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيْلَ الْمُفْسِدِيْنَ ١٤٢

Artinya: Dan kami telah menjanjikan Musa (untuk memberikan kitab Taurat setelah bermunajat selama) tiga puluh malam. Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi). Maka, lengkaplah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. Musa berkata kepada saudaranya, (yaitu) Harun, “Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, perbaikilah (dirimu dan kaummu). dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan.”

Jadi, 30+10=40


3. Q.S Al-Kahfi Ayat 25

وَلَبِثُوْا فِيْ كَهْفِهِمْ ثَلٰثَ مِائَةٍ سِنِيْنَ وَازْدَادُوْا تِسْعًا ۝٢٥

wa labitsû fî kahfihim tsalâtsa mi'atin sinîna wazdâdû tis‘â

Mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.

Jadi, 300+9=309


*Soal Kedua*

Sebutkan Ayat dalam Al-Qur'an yang menjelaskan tentang Pengurangan!

Jawaban: Q.S Al-Ankabut Ayat 14

وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖ فَلَبِثَ فِيْهِمْ اَلْفَ سَنَةٍ اِلَّا خَمْسِيْنَ عَامًا ۗفَاَخَذَهُمُ الطُّوْفَانُ وَهُمْ ظٰلِمُوْنَ

Artinya: Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.


*Soal Ketiga*

Sebutkan Ayat dalam Al-Qur'an yang menjelaskan tentang Perkalian!

*Jawaban:* Q.S An-Nur Ayat 2 dan Ayat 4

اَلزَّانِيَةُ وَالزَّانِيْ فَاجْلِدُوْا كُلَّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍۖ وَّلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۚ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Artinya: Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nuur : 2)

Ayat di atas menjelaskan tentang hukuman orang yang melakukan perzinaan, baik itu laki-laki maupun perempuan dikenakan sanksi 100 kali dera. Kita mengetahui 100 kali dera merupakan kali lipat yang sering sekali dibahas di dalam Matematika.

Ayat lainnya adalah,

وَالَّذِيْنَ يَرْمُوْنَ الْمُحْصَنٰتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوْا بِاَرْبَعَةِ شُهَدَاۤءَ فَاجْلِدُوْهُمْ ثَمٰنِيْنَ جَلْدَةً وَّلَا تَقْبَلُوْا لَهُمْ شَهَادَةً اَبَدًاۚ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَۙ

Artinya: Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. (Q.S. An-Nuur : 4)

Q.S Al-baqarah Ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: Perumpamaan orang yang menginfaqkan hartanya dijalan allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai , pada setiap tangkai ada serratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan allah Maha luas, Maha mengetahui (Q.S. Al-Baqarah : 261)


*Soal KeEmpat*

Sebutkan Ayat dalam Al-Qur'an yang menjelaskan tentang Pembagian!

Jawaban : 

1. Q.S Az-zukhruf Ayat 32 

اَهُمْ يَقْسِمُوْنَ رَحْمَتَ رَبِّكَۗ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَّعِيْشَتَهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۙ وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجٰتٍ لِّيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّاۗ وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ

Artinya: Apakah mereka yang membagi – bagi rahmat Tuhanmu ? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat , agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan . (Q.S. Az-Zukhruf : 32)


2. Dan semua Ayat Tentang Mawaris

Q.S Annisa Ayat 11

يُوصِيكُمُ ٱللَّهُ فِىٓ أَوْلَٰدِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۚ فَإِن كُنَّ نِسَآءً فَوْقَ ٱثْنَتَيْنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَ ۖ وَإِن كَانَتْ وَٰحِدَةً فَلَهَا ٱلنِّصْفُ ۚ وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا ٱلسُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِن كَانَ لَهُۥ وَلَدٌ ۚ فَإِن لَّمْ يَكُن لَّهُۥ وَلَدٌ وَوَرِثَهُۥٓ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ ٱلثُّلُثُ ۚ فَإِن كَانَ لَهُۥٓ إِخْوَةٌ فَلِأُمِّهِ ٱلسُّدُسُ ۚ مِنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِى بِهَآ أَوْ دَيْنٍ ۗ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ لَا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا ۚ فَرِيضَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

Artinya: "Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,"


Q.S An-nisa Ayat 12 

۞ وَلَكُمْ نِصْفُ مَا تَرَكَ اَزْوَاجُكُمْ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهُنَّ وَلَدٌۚ فَاِنْ كَانَ لَهُنَّ وَلَدٌ فَلَكُمُ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْنَ مِنْۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُّوْصِيْنَ بِهَآ اَوْ دَيْنٍۗ وَلَهُنَّ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْتُمْ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّكُمْ وَلَدٌۚ فَاِنْ كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ الثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُمْ مِّنْۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوْصُوْنَ بِهَآ اَوْ دَيْنٍۗ وَاِنْ كَانَ رَجُلٌ يُّوْرَثُ كَلٰلَةً اَوِ امْرَاَةٌ وَّلَهٗٓ اَخٌ اَوْ اُخْتٌ فَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِّنْهُمَا السُّدُسُۚ فَاِنْ كَانُوْٓا اَكْثَرَ مِنْ ذٰلِكَ فَهُمْ شُرَكَاۤءُ فِى الثُّلُثِ مِنْۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُّوْصٰى بِهَآ اَوْ دَيْنٍۙ غَيْرَ مُضَاۤرٍّۚ وَصِيَّةً مِّنَ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَلِيْمٌۗ ۝١٢

Artinya: Bagimu (para suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika mereka (istri-istrimu) itu mempunyai anak, kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya setelah (dipenuhi) wasiat yang mereka buat atau (dan setelah dibayar) utangnya. Bagi mereka (para istri) seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, bagi mereka (para istri) seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan (setelah dipenuhi) wasiat yang kamu buat atau (dan setelah dibayar) utang-utangmu. Jika seseorang, baik laki-laki maupun perempuan, meninggal dunia tanpa meninggalkan ayah dan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu) atau seorang saudara perempuan (seibu), bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Akan tetapi, jika mereka (saudara-saudara seibu itu) lebih dari seorang, mereka bersama-sama dalam bagian yang sepertiga itu, setelah (dipenuhi wasiat) yang dibuatnya atau (dan setelah dibayar) utangnya dengan tidak menyusahkan (ahli waris). Demikianlah ketentuan Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.


3. Q.S Al-Muzammil Ayat 20

۞ اِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ اَنَّكَ تَقُوْمُ اَدْنٰى مِنْ ثُلُثَيِ الَّيْلِ وَنِصْفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيْنَ مَعَكَۗ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۗ عَلِمَ اَنْ لَّنْ تُحْصُوْهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ عَلِمَ اَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَّرْضٰىۙ وَاٰخَرُوْنَ يَضْرِبُوْنَ فِى الْاَرْضِ يَبْتَغُوْنَ مِنْ فَضْلِ اللّٰهِۙ وَاٰخَرُوْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۖ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُۙ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقْرِضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًاۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِۙ هُوَ خَيْرًا وَّاَعْظَمَ اَجْرًاۗ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌࣖ ۝٢

Artinya: “Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua per tiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Ayat tersebut di atas membahas tentang pembagian malam, disebutkan dalam ayat tersebut ada tiga bilangan pecahan, yaitu: “dua pertiga malam”, “seperdua malam”, dan “sepertiga malam”.


*Soal KeLima*

Sebutkan Ayat Yang menjelaskan tentang angka 1 sampai tak terhingga!

*Jawaban*

Q. S Al-Mujadilah Ayat 7

اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَا يَكُوْنُ مِنْ نَّجْوٰى ثَلٰثَةٍ اِلَّا هُوَ رَابِعُهُمْ وَلَا خَمْسَةٍ اِلَّا هُوَ سَادِسُهُمْ وَلَآ اَدْنٰى مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْثَرَ اِلَّا هُوَ مَعَهُمْ اَيْنَ مَا كَانُوْاۚ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ اِنَّ اللّٰهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Artinya: Apakah engkau tidak memperhatikan bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, kecuali Dialah yang keempatnya dan tidak ada lima orang, kecuali Dialah yang keenamnya. Tidak kurang dari itu atau lebih banyak, kecuali Dia bersama mereka di mana pun mereka berada. Kemudian, Dia memberitakan apa yang telah mereka kerjakan kepada mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TADZKIROH (PERINGATAN) Kami perwakilan ormas, ponpes, tokoh agama, tokoh pemuda, Tokoh masyarakat  Menyampaikan tadzkiroh atau peringatan ke...